Berita

    8 Perbedaan Oli Sintetik & Oli Mineral

    Orang-orang awam seringkali bingung dengan perbedaan oli sintetik & oli mineral. Padahal, perbedaan antara keduanya sebenarnya bisa dipahami dengan mudah jika mereka jeli dan peka akan kinerja kendaraannya setelah memakai kedua oli tersebut bergantian.

    Namun, untuk menghemat dana perawatan mesin mobil, Anda tidak perlu mencoba kedua pelumas tersebut jika telah mengantongi sejumlah informasi penting seperti perbedaan antara keduanya.

    Perbedaan oli sintetik & oli mineral

    Kedua oli ini berbeda menurut bahan baku, kualitas, struktur molekul, oksidasi, daya tahan terhadap panas, penggunaan, dan biaya. Untuk selengkapnya, sebaiknya Anda tidak melewatkan sedikitpun informasi mengenai oli sintetik dan oli mineral berikut ini.

    • Bahan baku

    Pertama, Anda dapat mengetahui perbedaan antara oli menurut bahan bakunya. Nah, seperti namanya, oli mineral merupakan pelumas berbahan baku olahan minyak mentah, yakni pengolahan minyak bumi.

    Bisa dibilang, oli tersebut adalah oli pada umumnya yang menggunakan bahan baku asli. Kemudian, untuk yang sintetik sendiri, ia sebenarnya berbahan baku olahan minyak bumi juga. Bedanya, oli diolah kembali dan diambil bagian terbersih saja.

    Bagian terbersih itu tidak dibiarkan begitu saja untuk dikemas, namun juga ditambah bahan dasar kimia seperti ester, diester, maupun polyester.

    • Kualitas

    Sebagian besar dari masyarakat umumnya menggunakan pelumas mineral dan mereka tidak begitu mementingkan kualitasnya.

    Perlu Anda ketahui, oli tersebut berkualitas lebih rendah jika dibandingkan dengan yang sintetik. Seperti contohnya, ia dapat membuat mesin berkerak. Padahal rivalnya, mampu melarutkan kerak karbon pada mesin.

    Tidak hanya itu, mesin dengan pelumas mineral hanya mampu memberikan getaran yang lebih halus pada saat mesin dingin saja. Tidak seperti pelumas sintetik yang mampu menjaga kestabilan dinginnya mesin.

    • Struktur molekul

    Struktur molekul oli sintetik lebih seimbang dibandingkan dengan mineral yang berbahan baku minyak bumi. Anda bisa mengetahuinya melalui kinerja atau performa mesin. Jadi, cobalah untuk mengevaluasi kinerja keduanya.

    • Keenceran

    Perlu Anda ketahui, oli sintetik relatif lebih encer dibandingkan dengan mineral. Sudah pasti, ini dikarenakan kandungan yang ada di dalamnya.

    Penyebab mengapa sintetik lebih encer adalah karena adanya campuran bahan kimia. Tidak hanya itu, bahan aditif tersebut juga mampu membuatnya lebih stabil dibandingkan oli mineral.

    • Oksidasi